Tampilkan postingan dengan label entrepreneurship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label entrepreneurship. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Desember 2013

KETAHUI GAYA BELAJAR DENGAN SIDIK JARI

Sidik jari vs Gaya Belajar
Apa Gaya Belajar Anak Anda? Hal ini dapat diketahui setelah mendapatkan hasil analisa sidik jari. Adapun tipe gaya belajar yang dominan di masing-masing anak yang terlihat yaitu :

1. Tipe Visual
  • Lebih mudah mengingat dengan melihat.
  • Lebih suka membaca.
  • Lebih mudah menangkap pelajaran lewat materi bergambar.
  • Peka akan warna dan cukup paham akan artistik.
  • Duduk tenang saat belajar di tengah situasi ribut dan ramai tanpa merasa terganggu.
  • Tertarik pada seni lukis, pahat, dan gambar.
  • Melihat sikap, gerakan, dan bibir guru yang mengajar.
  • Mudah menghafal tempat dan lokasi.
* Kendala Tipe Visual
  • Tak suka berbicara di depan kelompok atau mendengarkan orang lain.
  • Tahu apa yang harus dikatakan, tapi tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata.
  • Terlambat menyalin pelajaran di papan tulis, dan tulisan tangannya berantakan tak terbaca.
  • Sering kali lupa jika menyampaikan pesan verbal kepada orang lain.
  • Kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan.
  • Agak sulit menyimak dan memahami isi pembicaraan.
* Cara Menstimulasi
  • Gunakan beragam bentuk grafis untuk menyampaikan informasi atau materi pelajaran.
  • Perangkat grafis bisa berupa film, slide, ilustrasi, coretan, atau kartu gambar.
  • Mintalah untuk membayangkan obyek atau materi yang sedang dipelajari.
2. Tipe Auditory
  • Mudah ingat apa yang didengar.
  • Senang dibacakan atau mendengarkan.
  • Pandai bercerita dan senang membaca dengan suara keras.
  • Lebih menyukai humor lisan ketimbang membaca buku.
  • Senang berdiskusi, bicara, atau menjelaskan secara panjang-lebar.
  • Menyenangi seni musik.
  • Mudah mempelajari bahasa asing.
* Kendala
  • Cenderung banyak omong.
  • Tak bisa belajar dalam suasana berisik.
  • Kurang tertarik pada hal-hal baru.
* Cara Menstimulasi
  • Bekali tape recorder untuk merekam semua materi pelajaran yang diajarkan di sekolah.
  • Libatkan diri dalam kegiatan diskusi.
  • Lakukan review secara verbal dengan teman atau pengajar.
  • Rekamlah ide dan pikiran sebelum dituangkan dalam bentuk tulisan.
3. Tipe Kinestetik
  • Gemar menyentuh segala sesuatu.
  • Aktif mengerjakan sesuatu yang memakai tangannya.
  • Suka menggunakan obyek nyata sebagai alat bantu belajar.
  • Menyukai gerak fisik dan memiliki koordinasi tubuh yang baik.
  • Membaca dengan menunjuk kata-kata dengan jari tangan.
  • Menghafal sesuatu dengan melihat langsung.
  • Unggul dalam pelajaran olahraga.
  • Lebih suka mendemonstrasikan sesuatu (peragaan) ketimbang penjelasan.
  • Cenderung menggunakan gerak tubuh untuk mengungkapkan sesuatu.
* Kendala
  • Sulit mempelajari hal abstrak, seperti matematika atau peta.
  • Tak bisa belajar di sekolah yang bergaya konvensional.
  • Energinya cukup tinggi, dan jika tidak disalurkan, akan berpengaruh terhadap konsentrasi belajarnya.
* Cara Menstimulasi

  • Masukkan ke sekolah yang menganut sistem active learning.
  • Belajar memakai model peraga, misal belajar di laboratorium.
  • Diberikan aktivitas fisik, seperti olahraga atau menari.

ENTREPRENEURSHIP : NIAT IBADAH DALAM BERBISNIS


Apa cita – cita Anda saat usia SD ? Mungkin ketika itu Ada ingin menjadi Arsitek karena melihat Ayah Anda seorang arsitek yang sukses mendesain gedung – gedung tinggi dan monumental di kota Anda.
memang, semasa sekolah dasar, Anda tidak banyak bergaull dengan orang di luar keluarga dekat. Keluargalah yang menjadi inspirasi Ada.
Setelah enam tahun menjalani pendidikan di SD, andapun lulus dan menapaki bangku SMP. Coba ingat kembali, apa cita – cita Anda semasa di SMP. Mungkin Anda kemudian bercita – cita menjadi seorang artis sinetron karena Anda suka nonton sinetron dan menyaksikan kehebatan, ketenaran, dan kekayaan para artis yang menurut Anda luar biasa. Tidak berselang lama, Anda akhirnya berada di bangku kelas satu SMA. Ingatlah jawaban apa yang akan Anda berikan ketika ditanya tentang cita – cita pada saat itu. Mungkin Anda bercita – cita menjadi seorang dokter karena pada saat itu ada kakak kelas Anda yang sukses menjadi dokter ternama dan laris di kota Anda. Anda benar – benar sangat terinspirasi apalagi guru biologi Anda mengajar mata pelajaran biologi dengan sangat menarik minat Anda.
Sampai kelas 3 SMA, apakah Anda punya cita – cita lain ? Saya yakin demikian. Pada umumnya anak kelas tiga SMU, cita – citanya adalah bisa kuliah di perguruan tinggi dan jurusan favorit. Terjadi perubahan cita – cita untuk kesekian kalinya.

Siapa yang mendominasi Anda dan Anda rela didominasi?
Ada seorang mahasiswa yang sangat rajin beribadah. Sholatnya selalu tepat waktu, berjamaah. Itupun masih ditambah dengan amalan sunnah seperti sholat Tahajjud. dan puasa Senin – Kamis, walaupun aktifitasnya sangat padat.